Tuesday, March 15, 2011

Kehamilan Kembar

Tetap Sehat Saat Hamil Kembar

Rate This


Sebuah fakta yang sangat menarik, bahwa dua dekade belakangan ini, kehamilan kembar sangat meningkat. Di Amerika misalnya, kelahiran anak kembar meningkat 70%. Di satu sisi, anak kembar terkadang menjadi dambaan sebagian pasangan. Ada apa di balik ini?

Penyebab Kembar

Ada banyak faktor yang menyebabkan kehamilan kembar, seperti:

  • Keturunan. Anda mungkin saja hamil kembar bila di garis keturunan ibu terdapat anak kembar.
  • Suku bangsa. Wanita Afrika lebih mudah mendapat anak kembar.
  • Jumlah kehamilan. Jika Anda pernah hamil sebelumnya, kemungkinan mendapat anak kembar menjadi lebih tinggi.
  • Usia ibu. Ibu yang hamil pada usia lebih tua lebih sering mendapat anak kembar.
  • Tindakan saat terapi infertilitas. Kesempatan hamil kembar meningkat pada Anda yang menjalani terapi bayi tabung misalnya.

Tampaknya, faktor usia ibu dan tindakan saat terapi inilah yang meningkatkan kejadian anak kembar pada masa belakangan ini.

Macam-macam Anak Kembar

Ada dua macam anak kembar yaitu: monozigot (kembar identik) dan dizigot (kembar beda telur atau kembar fraternal).

Kembar identik disebabkan karena sebuah sel telur yang sudah dibuahi oleh sel sperma, pada masa perkembangannya, terbagi menjadi dua, dan berkembang menjadi dua janin yang terpisah namun serupa. Kembar ini akan memiliki wajah yang identik, jenis kelamin, golongan darah yang sama, macam rambut, warna mata, dan rambut.

Kembar fraternal adalah kembar karena dua sel telur dibuahi oleh sel sperma yang berbeda dan dua-duanya berkembang pada saat yang sama. Pada dasarnya, kembar ini tidak berbeda dari kehamilan tunggal pada saat yang sama. Jenis kelamin dapat berbeda. Ciri-ciri, warna mata, rambut, dan golongan darah dapat berbeda.

“Kembar luar-biasa” adalah kehamilan kembar yang terdiri dari lebih dari dua anak, misalnya tiga atau empat anak, bahkan lebih. Semakin tinggi jumlah kehamilan kembar, semakin jarang kejadiannya.

Risiko Kehamilan

Hal yang paling berisiko pada kehamilan kembar adalah kelahiran prematur. Biasanya anak akan lahir setelah kehamilan berusia sekitar 40 minggu. Namun kehamilan kembar biasanya hanya 35-37 minggu. Hampir separuh dari anak kembar lahir prematur.Seperti pada bayi prematur lainnya, anak yang akan lahir dapat memiliki beberapa masalah kesehatan. Mereka harus dirawat di NICU (neonatal intensive care unit) setelah kelahiran.

Selain kelahiran prematur, ibu juga berisiko terhadap kejadian preeklamsia (peningkatan tekanan darah pada kehamilan), diabetes kehamilan (meningkatnya kadar gula dalam darah saat hamil), masalah pada plasenta, dan masalah pertumbuhan janin.

Maka dari itu, untuk menurunkan risiko, ibu yang hamil kembar disarankan untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan rutin pada dokter kandungannya. Ibu yang hamil kembar disarankan lebih sering melakukan pemeriksaan daripada ibu yang hamil tunggal.

Tetap Sehat Saat Hamil Kembar

Seperti pada ibu hamil lainnya: makan makanan yang cukup dan bergizi, istirahat yang cukup, dan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter. 3 hal ini wajib dipatuhi oleh ibu agar kehamilannya tetap sehat.

  1. Jangan lupa memperhatikan gizi Anda. Apa yang Anda makan akan mempengaruhi diri Anda dan bayi di kandungan.
  2. Patuhi panduan gizi yang diberikan dokter, termasuk meningkatkan konsumsi kalsium dan asam folat sesuai petunjuk dokter. Wanita yang hamil akan memerlukan kalsium tambahan, yang didapat melalui susu, brokoli, dan makan kaya kalsium lainnya. Sedangkan asam folat, yang penting bagi 3 bulan pertama kehamilan, akan menurunkan kejadian kelainan sumsum tulang belakang pada janin.
  3. Zat lainnya pun perlu ditambahkan seperti protein, zat besi, zat seng, zat tembaga, vitamin. Zat besi ini penting untuk menghindari anemia. Zat besi akan semakin mudah diserap tubuh bila dikombinasikan dengan makanan tinggi asam seperti yogurt dan vitamin C.

No comments:

Post a Comment